Setiap gadis di luar sana ingin terlihat sempurna dalam segala hal. Mereka ingin riasan mereka sempurna, liner on-spot, kontur sempurna, rambut halus seperti sutra, pakaian terbaik dan tentu saja perhiasan, tas dan sepatu yang menyertainya. Dengan segala sesuatunya terlihat sempurna, mereka tidak bisa membiarkan kuku mereka terlihat aneh. Ya, kuku harus dipotong, dibentuk, dan dicat dengan sempurna. Kuku akrilik sekarang baru dalam mode. Mereka luar biasa dan meninggalkan efek yang indah dan tahan lama pada kuku.
Manfaat Menggunakan Dudukan Akrilik
Membersihkan Kuku. Jika ada beberapa cat kuku lama maka perlu dihilangkan dengan kapas dan penghapus cat kuku.
Tahap Persiapan. Dengan menggunakan permukaan datar dari tongkat kutikula, dorong kutikula ke belakang dengan lembut. Jika ada yang tertinggal, itu bisa dilepas dengan bantuan ujung tajam lainnya. Dengan cara ini, cat akrilik tidak terangkat dari sisi kutikula. Paku harus dikikir sesuai dengan panjang yang diinginkan. Pelat kuku diisi dengan kikir kuku yang tidak hanya mengeringkan kuku sehingga cat akrilik bertahan untuk waktu yang lama, tetapi juga akan menempel pada kuku dengan lebih baik. Untuk menghilangkan kotoran berlebih, sikat pembersih digunakan.
Kuku Dehidrasi. Semua bahan dilengkapi dengan kit kuku akrilik yang dibeli. Gunakan dehidrator kuku dan aplikasikan lapisan halus dan tipis pada lempeng kuku. Hanya perlu beberapa detik untuk mengering sepenuhnya. Mereka yang menggunakan ujung kuku buatan harus mengaplikasikannya sebelum dehidrator. Meski dehydrator hanya diaplikasikan di atas piring, bukan di ujungnya.
Aplikasi Primer. Biasanya beberapa cairan akrilik memiliki primer di dalamnya. Jika demikian, maka tidak perlu mengaplikasikan primer. Untuk cat dasar juga, cukup aplikasikan lapisan halus pada kuku alami, bukan pada ujung tiruan. Primer membantu menempelkan manikur ke kuku alami. Saat menggunakan sinar UV, hanya perlu 2 menit untuk mengering.
Persiapan Akrilik. Monomer, yaitu cairan akrilik harus dimasukkan ke dalam wadah. Mudah untuk mencelupkan kuas ke dalam wadah. Tabung polimer akrilik atau bedak harus disetel. Yang bening dan merah muda akan digunakan. Ujung putih juga terlihat bagus jadi ujung putih juga bisa digunakan.
Aplikasi Akrilik. Celupkan kuas ke dalam wadah dan seka untuk menghilangkan kelebihan cairan. Setelah ini celupkan ke dalam bubuk yang diinginkan sebanyak 3 kali. Gerakan mengikis akan membantu bedak menempel dengan mudah di kuas. Ini harus sempurna, tidak terlalu cair atau terlalu berbubuk. Setelah ini, handuk digunakan untuk menghilangkan kelembapan yang tersisa.
Penerapan di Zona 1. Gadis-gadis yang memiliki ujung putih perlu menggunakan bedak bening pada langkah ini. Sedangkan yang tidak memiliki ujung berwarna putih dapat menggunakan bedak putih untuk warna ujung yang diinginkan. Setelah ini, manik harus diletakkan di tengah sehingga mengeras selama beberapa detik. Pada langkah berikutnya, sebarkan ke seluruh ujung. Bersihkan kuas setelah hasil yang diinginkan tercapai.
Aplikasi di Zona 2. Ini mirip dengan langkah sebelumnya. Ikuti saja aturan yang sama dalam menerapkan manik tepat di bawah garis senyum. Dengan menggunakan ujung kuas, oleskan manik-manik cat di lapisan tipis di ujung putih.
Aplikasi di Zona 3. Di sinilah bedak merah muda akan digunakan. Setelah membuat manik-manik cat, letakkan di dekat kutikula. Dengan cara yang sama, gunakan ujung kuas untuk melapisi manik-manik di setiap sisi kuku. Pastikan sudah menyebar secara merata dan tidak dioleskan ke kulit. Terakhir, aplikasikan selapis tipis akrilik bening.
Mengarsipkan Kuku Akrilik. Langkah pertama adalah mengikir tepi bebas kuku untuk menghaluskan tepi yang tajam. Pada langkah kedua, kikir dinding samping dan perhatikan sisi ujungnya. Pada langkah terakhir, kikir bagian atas kuku.